SPORT

Sempat Tertinggal, Warriors Sukses Tundukkan Heat

Mario Wuysang dan kawan-kawan tertinggal di kuarter pertama.
Rabu, 3 April 2013
Oleh : Jonathan Pandapotan, Rejdo Prahananda
Mario Wuysang saat menghadang pemain Saigon Heat di Jakarta, (03/04/2013).

VIVAnews – Indonesia Warriors memetik kemenangan ke-11 musim ini di ajang ASEAN Basketball League (ABL). Kepastian itu didapat setelah Warriors sukses menekuk tamunya, Saigon Heat, 83-74 di Mahaka Square, Jakarta, Rabu 3 April 2013.

Jerick Canada menjadi penyumbang poin terbanyak buat Warriors. Dia mencetak 21 poin. Dua pemain Warriors lain asal Indonesia, Mario Wuysang dan Christian Ronald "Dodo" Sitepu, sama-sama mengumpulkan 13 poin.

Namun, tidak mudah buat Warriors memetik kemenangan atas Heat. Pada kuarter pertama, Warriors tertinggal 19-24. Sinyal kemenangan Warriors mulai tampak pada kuarter dua saat meninggalkan Heat dengan skor 45-36. Dua kuarter selanjutnya, Warriors semakin mendominasi.

Meski masih mendapat tekanan sengit dari Heat, Warriors sukses mengunci kemenangan dengan skor 83-74. Amin Prihartanto dan Dodo menjadi senjata andalan Warriors untuk mendulang poin dari tembakan tiga angka.

Selepas pertandingan, pelatih Warriors, John Todd Purves, mengaku sempat dibuat was-was, karena Warriors tertinggal pada kuarter perdana. Namun, pelatih asal Amerika Serikat itu bisa bernapas lega melihat performa anak asuhnya kembali menemukan performa terbaik di tiga kuarter berikutnya.

“Sulit melawan tim terbaik yang mengandalkan permainan cepat. Saya memberikan kredit besar atas perlawanan Heat. Pelatih Heat, Jason Rabeddeaux pantas mendapat pujian,” kata Todd Purves selepas pertandingan.

Saat tertinggal di kuarter pertama, Purves menjelaskan, tim hanya berusaha mengembalikan kepercayaan diri agar permainan tetap berkembang.

Pengumpul poin terbanyak Warriors, Jerick Canada mengungkapkan kunci sukses Warriors bisa meraih kemenangan.

“Ini berkat kerja sama tim, meskipun saya menyadari pertandingan ini sulit. Kami hanya bermain sekuat tenaga di setiap kuarter dan tampil kolektif. Terpenting, saat melakukan tembakan, kami harus selalu meningkatkan akurasi dan menembak sebaik mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Heat, Rabeddeaux menambahkan, Warriors tidak pernah menyerah untuk mengejar ketinggalan. “Umpan dan tembakan mereka sangat terukur. Mereka sepertinya tidak mempedulikan skor saat tertinggal. Buat mereka, terpenting meningkatkan daya juang,” katanya. (art)

TERKAIT