SPORT

Indonesia Gagal Tambah Juara Dunia Tinju

Angky Angkota kalah dari Yonfrez Parejo di perebutan gelar bantam WBA.

ddd
Sabtu, 3 November 2012, 00:59
Petinju Indonesia, Angky Angkota (kanan)
Petinju Indonesia, Angky Angkota (kanan) (boxingscene.com)

VIVAnews - Indonesia gagal menambah juara dunia tinju setelah Angky Angkota gagal menaklukkan Yonfrez Parejo pada perebutan gelar juara dunia kelas bantam WBA yang digelar Jumat, 2 Oktober 2012. Dominasi sang lawan membuat wakil tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.

Pada tiga ronde awal laga yang digelar di Jakarta, Angky tampak langsung tertekan oleh Parejo. Pukulan straight keras petinju 26 tahun itu kerap membuat kuda-kuda Angky kendor. Namun, boxer tuan rumah itu mampu bertahan dan mulai menyulitkn sang lawan di ronde empat dan lima.

Memasuki ronde keenam, tempo pertarungan mulai menurun. Kedua petinju nampak mulai kelelahan dan hanya sesekali melempar pukulan keras. Baru saat memasuki tiga ronde terakhir Angky mulai lebih berani keluar menyerang.

Terbukti pukulan hook maupun jab petinju 31 tahun itu beberapa kali menghantam wajah maupun badan dari Parejo. Tapi sampai 12 ronde berlalu, tidak satu pun petinju yang mencium kanvas. Laga pun ditentukan lewat keputusan juri.

Akhirnya Angky dinyatakan kalah dari Parejo setelah ketiga juri memberikan kemenangan angka mutlak pada petinju Venezuela. Parejo pun berhak menyandang sabuk gelar juara dunia kelas bantam versi WBA.

Dengan hasil ini, rekor tarung Angky menjadi 26 menang (14 KO) dan 8 kalah. Sedangkan Parejo mempercantik rekornya menjadi 12 kemenangan (4 KO), 1 kalah dan 1 kali imbang.

Angky gagal mengikuti jejak kompatriotnya Chris John dan Daud 'Cino' Jordan yang saat ini sedang menyandang gelar juara dunia. Kedua petinju ini akan tarung untuk mempertahankan gelarnya akhir pekan mendatang. (irb)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog