SPORT

Polda: Kecelakaan Direktur Adaro Human Error

"Korban memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi," kata polisi.
Rabu, 22 Agustus 2012
Oleh : Desy Afrianti, Siti Ruqoyah
Motor sport Ducati milik Direktur PT Adaro Indonesia mengalami kecelakaan

VIVAnews - Polisi memastikan jika kasus kecelakaan yang mengakibatkan meninggalnya Direktur Corporate Affair PT Adaro Indonesia Tbk, Andre J Mamuaya, murni karena kesalahan pengemudi  (human error). Almarhum dinilai memacu motornya, Ducati, terlalu cepat sehingga kecelakaan tak bisa dihindari dan berakibat fatal.

Kepala Subdit Penegakan Hukum dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto, menjelaskan jika dilihat dari keterangan saksi, korban memacu kendaraannya dengan kecepatan yang sangat tinggi, dan itu sudah menyalahi aturan. "Selain itu korban tidak konsentrasi dalam berkendara sehingga mengakibatkan kecelakaan," kata Sudarmanto di kantornya, Rabu 22 Agustus 2012.

Dia menambahkan, dalam peristiwa ini korban sedang tidak melakukan aksi kebut-kebutan melainkan berkendara seperti biasanya. Pihaknya juga belum mengetahui apakah Andre sedang berkonvoi atau tidak.

"Kami belum ketahui ada temannya atau tidak, semua baru katanya. Untuk itu saya mengimbau kepada teman korban untuk mendatangi pihak kepolisian dan memberi keterangan kasus tersebut agar tidak simpang siur," ujarnya.

Sementara itu, lanjut Darmanto, korban hanya mengalami luka di bagian luar sedangkan sisanya luka dalam. Saat berkendara korban juga menggunakan helm sehingga bagian kepalanya tidak terbentur. Meski sudah membentur dengan keras, helm Andre tidak sampai hancur.

Lebih lanjut, Sudarmanto menuturkan bahwa seluruh dokumen terkait kepemilikan Ducati Sport milik Andre juga sudah lengkap. "Semua dokumennya ada lengkap. Motor itu teregistrasi atas nama korban sendiri," tandasnya. (ren)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found