SPORT

Kartu Kredit Offline, Penonton Haus & Lapar

Mereka harus menahan haus dan lapar karena tak bisa membayar.

ddd
Senin, 30 Juli 2012, 11:39
Penonton menyaksikan Ryan Giggs mencetak gol
Penonton menyaksikan Ryan Giggs mencetak gol (REUTERS/Sergio Moraes)

VIVAnews - Penonton pada laga sepakbola Inggris Raya vs Uni Arab Emirat (UAE) di Stadion Wembley, Minggu 29 Juli 2012, bak menjalankan puasa Ramadan. Mereka harus menahan haus dan kelaparan karena tak bisa membayar dengan kartu kredit.

Sebenarnya, penonton bisa membayar lewat kartu kredit Visa, satu-satunya yang diperbolehkan karena menjadi sponsor Olimpiade 2012. Tapi, sistem kartu kredit itu sedang offline, kemarin. Alhasil, penjual makanan dan minuman meminta penonton membayar dengan tunai. Padahal, tak semua penonton membawa uang tunai.

Max Gore (27 tahun), penonton dari kawasan Shepherd's Bush, London barat mengeluhkan hal ini. "Antrean luar biasa panjang. Saya sempat tanya petugas apakah ada ATM, tapi mereka bilang beberapa telah dipindahkan dari area Olimpiade. Saya harus berjalan mengelilingi stadion untuk menemukannya."

"Problem semakin bertambah pada malam hari. Karena sampai saat itu ada dua pertandingan, sedangan sistem juga belum berhasil diperbaiki."

Jelang Olimpiade, Visa memang meminta beberapa ATM yang bekerja dengan sistem Link di sekitar area Olimpiade untuk dipindahkan. Mereka digantikan oleh mesin yang hanya bisa dipakai oleh pelanggan Visa. Sayangnya, dari 27 mesin ATM yang dipindahkan, baru diganti dengan 8 ATM Visa.

Juru bicara Visa pun mengklarifikasi hal ini. "Kami mengerti sempat terjadi kegagalan sistem di Wembley. Kios-kios pun akhirnya hanya mau menerima pembayaran tunai."

"Keputusan membayar dengan uang tunai ini dilakukan pantia di Wembley, bukan atas permintaan Visa. Kami secepatnya menyelesaikan permasalahan di sistem ini di Wembley," lanjut juru bicara Visa seperti dilansir The Beenews.

Panitia London 2012 (Locog) juga mengakui adanya problem itu. Salah satu penyebabnya, karena polisi kehilangan beberapa kunci saat pemeriksaan sebelum pertandingan.

"Pada Selasa pagi, 24 Juli, petugas polisi di Wembley mengakui beberapa kunci mereka telah hilang," ujar juru bicara Kepolisian Metropolitan London.

Akhirnya, panitia mengambil kebijakan untuk mengganti kunci-kunci yang hilang itu. Sayangnya, petugas keamanan tak diberitahu. 

Sekitar 10 ribu penonton berada di Wembley untuk menyaksikan Tim Inggris Raya menang 3-1 atas UAE. Ryan Giggs, Scott Sinclair dan Daniel Sturridge menjadi pencetak gol kemenangan Tim GB. Pada laga yang digelar sebelumnya, Uruguay kalah 0-2 dari Senegal.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com