SPORT

Pasca Kematian Tomizawa

Rossi: Kecelakaan Tomizawa Sulit Dihindari

"Dengan kecepatan 230 km/jam tidak ada yang bisa Anda lakukan," ujar Rossi.

ddd
Senin, 6 September 2010, 06:17
Valentino Rossi
Valentino Rossi ( AP Photo/Antonio Calanni)

VIVAnews - Valentino Rossi menilai kecelakaan yang menimpa Shoya Tomizawa hingga meninggal tidak dapat dihindari. The Doctor juga meminta Alex de Angelis dan Scott Redding untuk tidak merasa bersalah.

Tomizawa mengalami kecelakaan hebat pada balapan Moto2 di MotoGP San Marino. Badan rider asal Jepang itu terlindas De Angelis dan Redding hingga akhirnya meninggal di rumah sakit Riccione dua jam setelah kecelakaan.

Rossi mengaku kecelakaan yang menimpa Tomizawa sangat mengerikan, namun rider FIAT Yamaha ini menilai kejadian seperti itu tidak bisa dihindari dalam sebuah balapan.

"Mengenai keselamatan, mereka sangat bekerja, tapi ini adalah kejadian terburuk yang bisa terjadi dalam olahraga kami. Anda mengalami kecelakaan, Anda tetap di trek dan motor lainnya ada di belakang," ujar Rossi seperti dikutip Autosport, Senin 6 September 2010.

"Di tikungan cepat seperti ini biasanya jika Anda mengalami kecelakaan Anda keluar trek. Sayangnya, Tomizawa tetap berada di dekat motornya dan di trek. Rider lainnya terlalu dekat untuk berbuat sesuatu. Untungnya De Angelis dan Redding baik-baik saja."

Rossi menilai kecelakaan ini bukan karena buruknya keselamatan di Sirkuit Misano dan The Doctor meminta De Angelis serta Redding untuk tidak merasa bersalah.

"Keselamatan trek di Misano sama seperti trek lainnya. Tomizawa tidak menghantam tembok atau hal lainnya di sirkuit," pungkas Rossi.

"Terutama De Angelis dan Redding tidak bisa dianggap sebagai yang bertanggung jawab, karena dengan kecepatan 230 km/jam dan ada motor jatuh di depan, tidak ada yang bisa Anda lakukan. Itu adalah tempat yang salah dalam momen yang salah," tutup Rossi.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
gmr
14/09/2010
jepang tetap bangga sama kalian berdua
Balas   • Laporkan
Valentino Rossi
14/09/2010
saya turut berduka cita untuk tomizawa
Balas   • Laporkan
afif
14/09/2010
selamat jlan tomy . . :(
Balas   • Laporkan
rizky
13/09/2010
soya sudah lakukan yg terbaik....... soya juga simbol kecepatan,berani, and pantang menyerah... soya selamat jalan..... kau adalah pembalap sejati... dan san marino adalah milikmu.... jesus love you
Balas   • Laporkan
yosua
12/09/2010
Selmat Jalan ~~~~
Balas   • Laporkan
yosua
12/09/2010
SELAMAT~JALAN ~
Balas   • Laporkan
ary
10/09/2010
Mati di atas sirkuit sebagai pembalap sangat terhormat...... Slmt jln Shoya Tomizawa
Balas   • Laporkan
yuse
09/09/2010
good by tomizawa.....
Balas   • Laporkan
felix august
08/09/2010
jadi keinget lagi sama daijiro kato....
Balas   • Laporkan
felix august
08/09/2010
mengapa harus ada daijiro katoh berikutnya lagi??? semengerikankah berada diatas motor dengan kecepatan melebihi 200km/jam
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id