SPORT

Rossi: Kecelakaan Tomizawa Sulit Dihindari

"Dengan kecepatan 230 km/jam tidak ada yang bisa Anda lakukan," ujar Rossi.
Senin, 6 September 2010
Oleh : Haryanto Tri Wibowo
Valentino Rossi

VIVAnews - Valentino Rossi menilai kecelakaan yang menimpa Shoya Tomizawa hingga meninggal tidak dapat dihindari. The Doctor juga meminta Alex de Angelis dan Scott Redding untuk tidak merasa bersalah.

Tomizawa mengalami kecelakaan hebat pada balapan Moto2 di MotoGP San Marino. Badan rider asal Jepang itu terlindas De Angelis dan Redding hingga akhirnya meninggal di rumah sakit Riccione dua jam setelah kecelakaan.

Rossi mengaku kecelakaan yang menimpa Tomizawa sangat mengerikan, namun rider FIAT Yamaha ini menilai kejadian seperti itu tidak bisa dihindari dalam sebuah balapan.

"Mengenai keselamatan, mereka sangat bekerja, tapi ini adalah kejadian terburuk yang bisa terjadi dalam olahraga kami. Anda mengalami kecelakaan, Anda tetap di trek dan motor lainnya ada di belakang," ujar Rossi seperti dikutip Autosport, Senin 6 September 2010.

"Di tikungan cepat seperti ini biasanya jika Anda mengalami kecelakaan Anda keluar trek. Sayangnya, Tomizawa tetap berada di dekat motornya dan di trek. Rider lainnya terlalu dekat untuk berbuat sesuatu. Untungnya De Angelis dan Redding baik-baik saja."

Rossi menilai kecelakaan ini bukan karena buruknya keselamatan di Sirkuit Misano dan The Doctor meminta De Angelis serta Redding untuk tidak merasa bersalah.

"Keselamatan trek di Misano sama seperti trek lainnya. Tomizawa tidak menghantam tembok atau hal lainnya di sirkuit," pungkas Rossi.

"Terutama De Angelis dan Redding tidak bisa dianggap sebagai yang bertanggung jawab, karena dengan kecepatan 230 km/jam dan ada motor jatuh di depan, tidak ada yang bisa Anda lakukan. Itu adalah tempat yang salah dalam momen yang salah," tutup Rossi.

TERKAIT
TERPOPULER