Perisai Diri Gelar Kejuaran Internasional PDIC VII

Peringatan Harlah NU
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

VIVAnews - Perguruan silat Perisai Diri kembali menggelar kejuaran internasional 'International Championship Perisai Diri (PDIC). Kejuaraan yang diselenggarakan untuk ketujuh kalinya ini akan digelar selama lima hari yang dimulai hari ini, Rabu 12 September hingga 17 September 2012. 

Berbeda dari enam perhelatan PDIC sebelumnya yang dihelat di pulau Jawa, untuk tahun ini akan diselenggarakan di kota Samarinda, Kalimantan Timur. Arena pertandingan sendiri akan mengambil tempat di stadion Olahraga Sempaja - tempat yang pernah digunakan untuk penyelenggaraan PON Kaltim.

Untuk kejuaraan PDIC tahun ini mengangkat tema "Perisai Diri for Individual, Community and National Defense". Kejuaraan ini sendiri akan memperebutkan Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia.

Seperti dikutip dari pers rilis yang diterima VIVAnews, kejuaraan PDIC tahun ini akan diikuti oleh 600 peserta yang berasal dari 25 Pengurus Daerah dari seluruh Indonesia. Selain itu, peserta juga datang dari 9 komisariat luar negeri seperti Australia, Amerika, Jepang, Belanda, Perancis, Jerman, Swiss, Inggris dan Timor Leste. 

Sejak didirikan oleh RMS Dirjo Atmojo pada tanggal 2 juli 1955 di Surabaya, Perisai Diri saat ini telah menyebar hingga manca negara. Silat Perisai Diri sendiri mengutamakan kecepatan dalam gerakannya. Semua gerakan dan jurus-jurusnya harus dilakukan dengan cepat, tepat, keras, kejam dan berdasarkan sendi. 

Meski demikian moto pelatihan silat dalam perguruan ini adalah belajar silat tanpa cedera (asih, asah dan asuh). Dan pada tingkatan yang lebih tinggi seluruh pendekar Perisai Diri harus memegang teguh prinsip penakluk terbesar adalah mereka yang dapat menaklukan dirinya sendiri. (eh)

340 Mayat Ditemukan di Rumah Sakit Gaza yang Hancur, PBB Menuntut Penyelidikan Independen
Ilustrasi kilang minyak

Deretan Negara Arab Ini ternyata Tolak Embargo ke Israel, Kok Bisa?

Terrdapat deretan negara Arab tersebut, yaitu Mesir, Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), dan Yordania, menolak usulan Iran untuk mengimpor minyak ke Israel karena ini

img_title
VIVA.co.id
24 April 2024